Kamis, 20 Februari 2014

Sistem berbasis komputer yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, mengelola, menganalisis dan mengaktifkan kembali data yang mempunyai referensi keruangan untuk berbagai tujuan yang berkaitan dengan pemetaan dan perencanaan.
Data-data yang diolah dalam SIG pada dasarnya terdiri dari data spasial dan data atribut dalam bentuk digital, dengan demikian analisis yang dapat digunakan adalah analisis spasial dan analisis atribut. Data spasial merupakan data yang berkaitan dengan lokasi keruangan yang umumnya berbentuk peta. Sedangkan data atribut merupakan data tabel yang berfungsi menjelaskan keberadaan berbagai objek sebagai data spasial
Organisasi Data dalam SIG
Layer Data Spasial


Atribut textual dari Data Spasial

Contoh Peta dan Aplikasi SIG



Minggu, 30 Juni 2013

Citra satelit ini merupakan sumber yang sangat baik dalam pemanfaatannya untuk mendukung kegiatan berbagai bidang yang ada di daerah maupun pusat sesuai dengan tugas pokok masing-masing untuk mendukung proses pembangunan secara menyeluruh.


Peran Data/informasi (Peta) Dalam Berbagai Bidang Kegiatan


Contoh Kasus Aplikasi
         Kehutanan
Ø Monitoring program reboisasi, illegal loging dan timber management
Ø  Monitoring kebakaran hutan, deforestation dan penebangan liar
Ø  Pemetaan Kehutanan (pemetaan diameter tajuk pohon)
         Pertanian
Ø Monitoring lahan yang luas seperti kawasan pertanian homogen dan perkebunan
ØMenghitung jumlah pohon, dapat memonitor setiap jenis tanaman bahkan untuk setiap batang pohon
Ø Mendeteksi jenis tanah dan tanaman, produksi tanaman, kesehatan tanaman, dan analisis kesuburan tanah serta pemetaan lahan pertanian.
         Geologi dan Pertambangan
Ø Monitoring keadaan lingkungan disekitar lokasi pertambangan
ØMonitoring perubahan struktur Geologi dan Identifikasi Bahan Mineral
Ø Identifikasi bahan mineral dapat dilakukan pada daerah singkapan
ØProses identifikasi dilakukan dengan bantuan perekaman data primer di lapangan dengan menggunakan spektrometer
         Mitigasi Bencana Alam dan Kecelakaan Lingkungan
ØPerencanaan Tanggap Darurat Kebakaran dan Kecelakaan Lingkungan
Ø  Perencanaan jalur evakuasi dan monitoring perkembangan
         Pemetaan batas Administrasi dan Pertanahan
Ø  Penetapan Batas

Ø  Perubahan Lahan

Sabtu, 22 Juni 2013

Resolusi Temporal Pada Citra Satelit

         Menunjukkan interval waktu antar pengamatan
         Contoh:
        Untuk memonitor perkembangan badai, diperlukan pengukuran setiap beberapa menit.
        Produksi tanaman membutuhkan pengukuran setiap musim
        Pemetaan geologi hanya membutuhkan sekali pengukuran.

Resolusi Temporal – Monitoring Perubahan Guna Lahan


Monitoring Perubahan Tutupan Lahan



Senin, 17 Juni 2013

Resolusi Spektral
         Menunjukkan lebar kisaran dari masing-masing band spektral yang diukur oleh sensor.

         Untuk mendeteksi kerusakan tanaman dibutuhkan sensor dengan kisaran band yang sempit pada bagian merah

 


Pendeteksian kawasan Pertanian


Band Merah menunjukkan Chlorofil


Klasifikasi Lahan

         Untuk penentuan luasan penggunaan lahan (landuse) dan tutupan lahan (landcover) maka dapat dilakukan klasifikasi
         Klasifikasi dapat pula digunakan untuk berbagai kegiatan seperti pertanian, kehutanan dan lain-lain
         Klasifikasi dipakai pula dalam penentuan potensi lahan


Minggu, 16 Juni 2013

Resolusi Spasial
         Citra memiliki resolusi sensor yang terdiri dari resolusi spasial, temporal dan spektral
         Citra Quickbird memiliki resolusi spasial yang paling baik diantara citra komersial resolusi tinggi yang ada saat ini
         Resolusi spasial adalah tingkat detail perekaman oleh suatu citra, semakin detail semakin tinggi resolusinya. Dinyatakan dengan ukuran pixel citra

         Ukuran pixel citra Quickbird adalah 0,61 meter panchromatic dan 2,44 meter multispectral


         Ukuran terkecil objek yang dapat direkam oleh suatu sistem sensor.
         Dengan kata lain maka resolusi spasial mencerminkan kerincian informasi yang dapat disajikan oleh suatu sistem sensor penghasil citra.
         Semakin kecil ukuran terkecil yang dapat direkam oleh suatu sistem sensor, berarti sensor itu semakin baik karena dapat menyajikan data dan informasi yang semakin rinci.
         Resolusi spasial yang baik dikatakan resolusi tinggi atau halus, sedang yang kurang baik berupa resolusi kasar atau rendah.
         Citra Resolusi 0.5 m artinya objek/benda yang berukuran minimal 0.5 m masih bisa terlihat dengan jelas pada citra.

Perbandingan Resolusi Spasial


Citra Resolusi Tinggi

Citra Resolusi Rendah
Penginderaan Jauh ( Remote Sensing )

         Penginderaan Jauh adalah teknologi pemetaan permukaan bumi yang menggunakan satelit
         Definisi Penginderaan Jauh (Remote Sensing):
Pengambilan atau pengukuran data/informasi mengenai sifat atau fenomena, objek atau benda dengan menggunakan sebuah alat perekam tanpa berhubungan langsung dengan area study (nasa.gov)

         Citra satelit adalah produk penginderaan jauh

Teknologi Remote Sensing Dalam Pemotretan Permukaan Bumi
Adalah teknologi pemetaan permukaan bumi yang menggunakan wahana satelit.


Prinsip Dasar Remote Sensing :

        Merekam energi cahaya atau gelombang elektromagnetik yang dipantulkan oleh objek
        Energi yang diserap berasal dari Matahari atau energi buatan yang dibangkitkan oleh pemancar
        Sensor pasif sangat tergantung pada energi matahari
        Sensor Aktif memancarkan energi dan menerima kembali setelah dipantulkan oleh target

Teknologi Remote Sensing untuk Pengumpulan Data

1.   Melakukan pengambilan data bentuk permukaan bumi secara riil melalui perekaman data pada sensor.
2.   Diperlukan interpretasi dan analisis untuk menterjemahkan objek atau fenomena pada hasil rekaman (citra/image)
3.   Hasil interpretasi dan analisis dituangkan dalam bentuk peta digital atau analog yang bisa diaplikasikan untuk berbagai keperluan dalam pembangunan daerah

Produk Citra Satelit

-          Quickbird
Satelit penginderaan jauh untuk melakukan pemotretan permukaan bumi dengan sensornya yang memiliki kemampuan menghasilkan citra ber-resolusi spasial 0.6 m pankromatik (BW) dan 2.4 m multispektral (berwarna), suatu resolusi yang paling tinggi yang bisa dicapai pada masanya.
-          WorldView 01
Satelit penginderaan jauh generasi selanjutnya setelah Quickbird, menghasilkan citra pankromatik (BW) saja dengan resolusi 0.5 m dan kemampuan untuk menghasilkan citra stereo.
-          WorldView 02
Merupakan satelit penginderaan jauh Digitalglobe generasi yang terbaru setelah 2 generasi sebelumnya, satelit WorldView 02 ini memiliki kemampuan perekaman/pemotretan permukaan bumi selain dari resolusi spasial yang sangat tinggi juga merekam sejumlah spektum tertentu secara bersamaan, sehingga merupakan satu-satunya satelit yang menghasilkan citra ber-resolusi 0.46 m pankromatik dan 1.84 m multispektral pertama yang memiliki jumlah band (spektrum) sebanyak 8 band.

Sabtu, 15 Juni 2013

Peta

         Peta adalah media yang memberikan gambaran suatu wilayah dalam posisi ortogonal dengan perbandingan skala tertentu
         Jenis Peta menurut tema:
        Peta Topografi
        Peta Tematik
         Jenis Peta menurut isi:
        Peta Garis

        Peta Foto


Pemetaan

         Pemetaan : Proses pengamatan dan pengukuran berbagai objek di permukaan bumi untuk selanjutnya digambarkan dalam bidang datar
         Bidang Proyeksi
         Bidang Datum
         Skala Peta

Sumber Peta

        Terestris (Theodolit, Waterpass)
        Fotogrametri (Pemotretan Udara)
        Citra Satelit (Penginderaan Jauh)


Pemetaan Terestris

         Adalah pemetaan yang menggunakan peralatan seperti theodolit, waterpass atau total station
         Dilakukan dengan metode penyusuran seluruh areal pemetaan
         Hasilnya sangat detail dan sangat teliti
         Produk : Peta Garis


Pemetaan Fotogrametris

         Adalah pemetaan melalui pemotretan dari udara
         Menggunakan camera udara dan pesawat udara
         Produk : Peta Garis dan Peta Foto
         Ketelitian hasil cukup tinggi


Pemetaan Citra Satelit

         Adalah pemetaan menggunakan citra yang diperoleh dari pemotretan dari satelit
         Citra satelit ditentukan berdasarkan ukuran pixel.
         Semakin besar ukuran pixel maka peta yang dibuat semakin global.
         Semakin kecil ukuran pixel maka peta yang dibuat semakin detil